Arti Tepukan Tangan Ancelotti yang Berbuah Pahit

Arti Tepukan Tangan Ancelotti yang Berbuah Pahit

Siapa sangka sebuah tepuk tangan bisa mendatangkan malapetaka. Ya, kejadian itu terjadi pada pelatih Real Madrid saat ini, Carlo Ancelotti. Pelatih yang dikenal dengan sebutan Don Carlo tersebut harus menerima sanksi dari Federasi Sepakbola Spanyol karena tepukan tangannya. Mungkin bisa dibilang berlebihan karena itu hanya sebuah tepukan tangan. Namun apa mau dikata, nasi telah menjadi bubur dan pelatih asal Itali itu harus menerima keputusan Komisi Kompetisi Federasi Sepakbola Spanyol yang menjatuhkan hukuman padanya tidak boleh mendampingi timnya selama dua pertandingan. Yang artinya, Don Carlo tidak akan dapat mendampingi anak asuhnya di dua pertandingan akhir Real Madrid di La Liga melawan Espanyol atau pun Getafe.

Kejadian ini bermula saat Real Madrid berhadapan dengan Valencia di stadion kebanggaan mereka, Santiago Bernabue. Saat itu, El Real harus puas dengan hasil seri 2-2, yang membuat El Real harus tertinggal lebih jauh dari musuh bebuyutannya yaitu Barcelona yang duduk manis di puncak klasemen sementara La Liga. Saat itu, Ancelotti nampak tidak puas dengan Clos Gomes yang merupakan wasit pertandingan Real Madrid saat menjamu Valencia. Setelah pertandingan berakhir, Clos Gomes pun menjadi sasaran ketidakpuasan Don Carlo karena ia tidak puas dengan keputusannya. Kemudian, pelatih yang pernah melatih AC Milan dan Chelsea tersebut memberikan tepuk tangan yang akhirnya masuk kedalam catatan pertandingan yang dilaporkan oleh Clos Gomes.

Setelah dilakukan investigasi oleh komisi kompetisi yang bertanggung jawab di negeri matador tersebut, akhirnya Carlo Ancelotti pun dipastikan tidak akan mendampingi Real Madrid selama dua pertandingan. Mungkin ini akan menjadi berita buruk bagi punggawa Madrid yang saat ini tidak dalam kondisi terbaiknya setelah gagal menipiskan poin dengan Barcelona di La Liga dan gagal mendapatkan tiket final di Liga Champion. Dan saat ini mereka harus menerima kenyataan bahwa pelatih mereka tidak dapat mendampingi mereka di sisa pertandingan yang mereka harus jalani. Lalu, bagaimana tanggapan Ancelotti mengenai tepukan tangannya yang berbuah sanksi tersebut?

Melalui situs resmi Real Madrid, mengenai perilakunya di pertandingan melawan Valencia lalu, Don Carlo menjelaskan arti tepuk tangan yang ia lakukan. Tepuk tangan yang dia lakukan saat itu tidaklah dimaksudkan untuk mencela wasit Clos Gomes atau apa, melainkan ditujukan pada supporter El Real yang ada di stadion. Menurutnya, supporter yang ada disana saat itu telah membantu timnya dalam pertandingan melawan Valencia tersbut dan ia pun tergerak untuk memberikan tepuk tangan kepada seluruh supporter yang telah hadir untuk memberkan dukungan. Mengenai sanksi yang diberikan, dia pun tidak tahu kenapa federasi memberikan hukuman kepadanya dan kenapa saat itu wasit memikirkan sesuatu yang berbeda selain maksudnya tersebut.

Manchester City Mampu Beli Lionel Messi

Manchester City Mampu Beli Lionel Messi

Direktur olahraga anyar Barcelona, Ariedo Braida mengklaim bahwa mega bintang Barcelona, Lionel Messi masih memiliki peluang suatu saat nanti hengkang dari Camp Nou menuju klub lain. Menurut pandangan eks Fiorentina ini, ada sejumlah klub yang tak ubahnya mampu daratkan pemain seperti La Pulga dengan kekuatan Finansial super yang mereka miliki. Adapun klub yang dimaksud oleh Braida Manchester City.

Lionel Messi memang sempat diisukan hengkang pada bursa transfer musim dingin Januari 2015 kemarin menyusul perselisihan antara sang Superstar dengan pelatih anyar Luis Enrique, tapi kedua belah pihak kabarnya sudah menyelesaikan masalah tersebut. Messi masih terikat kontrak di Barcelona hingga tahun 2019 mendatang dengan klausul penjualannya yang mencapai angka 205 Juta Poundsterling. Jumlah itu menurut Braida mampu dicapai oleh tim kaya raya sekelas Manchester City.

“Sangat sulit bagi seorang Messi untuk meninggalkan Barcelona, namun dalam dunia sepakbola terkadang hal aneh tak terduga bisa terjadi. Kini dengan klub-klub yang memiliki kekuatan finansial Luar biasa seperti Manchester City, Nilai transfer seolah tak ada artinya lago. Dalam sepakbola, banyak hal yang terlihat mustahil justru bisa terjadi, namun saya pribadi berharap Messi bertahan di klub ini” Ujar Braida kepada Spanyol Esport3.

Seperti yang kita tahu, Manchester City bersama beberapa klub papan atas Eropa lainnya seperti Manchester United, Chelsea dan Paris Saint-Germain memang sempat dikaitkan dengan Messi. Mereka dinilai mampu tebus klausul selangit yang menempel pada kontrak La Pulga di Barcelona.

Andrea Pirlo Sebut Ancelotti sebagai Ayahnya

Andrea Pirlo selama karirnya dalam dunia sepakbola telah membela dua klub besar, AC Milan dan Juventus. Meski saat ini dia berseragam Juve, tetap AC Milan merupakan masa puncak karir sang Gelandang Flamboyan asal Italia, dimana dia memenangkan banyak hal bersama Rossoneri, termasuk dua trofi Liga Champions Eropa.

Bersama AC Milan juga, Pirlo kenal betul dengan sosok Carlo Ancelotti yang sudah menangani klub dalam waktu bertahun-tahun lamanya. Bahkan, kepada ABC, Pirlo mengaku telah menganggap arsitek pelatih Real Madrid itu seperti ayahnya sendiri. Don Carletto dianggapnya amat berperan dalam kesuksesan karir yang dia cicipi sekarang.

“Saya mendapatkan sebuah keberuntungan yang luar biasa setelah bertemu langsung dengan Carlo Ancelotti saat masih di AC Milan. Dia menjadi penanda sebelum dan sesudah karir sukses saya. Saya berhenti bermain sebagai Second Striker dan berubah menjadi seorang playmaker yang lebih modern karena dirinya. Disitulah karir saya benar-benar dimulai”

“Don Carletto adalah ayah bagi saya, jika kita berbicara soal sepakbola. Dia sudah membawa saya ke titik teratas dari olahraga ini. Dia adalah salah satu orang terbaik yang pernah saya temui dalam sejarah sepakbola, dan diatas semua itu, dia merupakan seorang pelatih yang benar-benar fantastis” Papar Pirlo kepada ABC.

Andrea Pirlo sebelumnya sempat diisukan bakal kembali bekerja sama dengan Carlo Ancelotti di Real Madrid, tapi isu tersebut tidak benar, Pirlo memilih bertahan di Italia bersama Juventus.

Andrea Pirlo Adalah Penyesalan Terbesar Adriano Galliani

Andrea Pirlo Adalah Penyesalan Terbesar Adriano Galliani

Bukan hanya Andrea Pirlo yang menjadi penyesalan Terbesar Adriano Galliani semasa menjabat sebagai CEO Milan, ada pemain lain, tapi dia enggan menyebutkan nama pemain tersebut.

Sebagaimana diketahui, AC Milan memang sempat mengambil keputusan kontroversial yang menuai banyak kecaman dari para fans mereka tepatnya di tahun 2011 silam. Ketika itu, AC Milan secara mengejutkan tak memperpanjang kontrak salah satu gelandang andalan mereka, Andrea Pirlo yang lantas kemudian pergi dengan status bebas transfer ke klub Rival, Juventus. Saat itu, Pirlo dianggap tidak akan berkontribusi bagi AC Milan, tapi pada kenyataannya dia langsung mengantarkan Juventus meraih Empat Scudetto secara beruntun dalam empat musim terakhir sebelum hijrah ke New York City FC tahun ini.

Puncak keberhasilan Pirlo adalah saat antarkan Juventus berada di ambang treble winner, mereka hanya kalah dari Barcelona di Final Liga Champions usai koleksi dua gelar domestik sebelumnya di musim kemarin. Tak ayal, kisah sukses Pirlo kini menyisakan penyesalan bagi AC Milan, terutama bagi CEO Klub, Adriano Galliai.

“Membiarkan Pirlo pergi adalah kesalahan terbesar dalam karir saya, itu adalah kesalahan yang saya buat, bersama dengan sejumlah pemain lain, namun kalian jangan bertanya siapa pemain lain yang saya maksud di sini” Ujar Galliani kepada La Gazzetta Dello Sport.

Ketika Pirlo Pergi dari AC Milan di tahun 2011 lalu, ada kabar yang menyebutkan bahwa kurang harmonisnya hubungan antara sang Playmaker dengan pelatih Massimiliano Allegri saat itu adalah penyebab utamanya.

Arjen Robben Juga Kecam Tindakan Bruno Martins Indi

Arjen Robben Juga Kecam Tindakan Bruno Martins Indi

Sebagai kapten tim, Robben tahu bahwa dirinya harus selalu membela rekan-rekan satu timnya, tapi untuk tindakan Bruno Martins Indi tersebut tidak bisa dia toleransi.

Belanda terancam harus lewati babak play off untuk bisa melangkah ke putaran final Piala Euro 2016 mendatang setelah telan kekalahan dalam lanjutan babak kualifikasi melawan Islandia. Bermain di kandang sendiri, Belanda takluk 0-1 dari tim tamu, banyak yang menyalahkan Bruno martins Indi sebagai penyebab kekalahan De Oranje. Bagaimana tidak? Yang bersangkutan melakukan kesalahan fatal di babak pertama sehingga wasit harus mengeluarkannya dari pertandingan, Belanda pun bermain dengan 10 orang saja di sisa laga, kemudian kebobolan di babak kedua .

Kapten anyar Belanda, Arjen Robben juga tak ketinggalan mengecam tindakan Bruno Martins indi. Kendati biasanya dia harus membela rekan-rekan satu timnya sebagai Kapten, namun untuk tindakan Bruno Martins, Robben tak miliki toleransi.

”Sebagai kapten tim, saya selalu berusaha untuk membela rekan-rekan satu tim saya, namun untuk hal yang satu ini, saya tidak bisa mengatakan hal lain karena itu adalah tindakan yang amat bodoh. Dia membuat rekan-rekan satu tim kami merasa kecewa, dan saya sangat menyesalinya” Demikian kata Robben kepada NOS selepas pertandingan.

Robben sendiri tak bermain penuh dalam pertandingan tersebut, di menit ke-30 dia ditarik keluar oleh pelatih karena alami cedera lutut, kemudian digantikan oleh Luciano Narsingh.

Barcelona dan Real Madrid Akan Segera Berebut Philippe Coutinho

Barcelona dan Real Madrid Akan Segera Berebut Philippe Coutinho

Seperti halnya Luis Suarez, para raksasa Eropa seperti Barcelona dan Real Madrid juga akan berusaha untuk merebut Philipe Coutinho dari tangan Liverpool pada masa yang akan datang, demikian klaim Steven Gerrard.

Penampilan Philipe Coutinho bersama Liverpool dalam dua musim terakhir ini memang berhasil menyita perhatian dunia, utamanya saat yang bersangkutan mencetak gol indah atau menyumbangkan assist atas gol yang dicetak rekan satu timnya. Bahkan, mantan kapten dan ikon Liverpool, Steven Gerrard mengklaim bahwa di masa yang akan datang nanti, tim-tim besar seperti Real Madrid dan Barcelona akan berebut jasa Coutinho. Bintang baru Anfield tersebut diklaim Gerrard bakal mengikuti jejak Luis Suarez yang kemudian menjadi bintang idaman para raksasa Eropa.

“Philippe Coutinho, dia luar biasa berbakat dan saya memprediksinya akan jadi pemain andalan Liverpool. Banyak fans kami yang telah menganggapnya sebagai bintang utama Liverpool, dia baru saja menandatangani kontrak anyar, dan dia bersama Istrinya tampak sangat betah di sini. Namun saya juga tahu bahwa sejumlah tim raksasa Spanyol seperti Barcelona dan Real Madrid akan datang untuk mengincarnya dalam beberapa musim ke depan, seperti halnya yang mereka lakukan kepada Luis Suarez”

“Dan ketika itulah keadaan akan menjadi suit bagi Liverpool karena godaan yang datang dari salah satu klub besar bagi Coutinho sangatlah menggiurkan, terlebih fakta bahwa dia adalah pemain Amerika Selatan” Kata Gerrard kepada Reporter.

Hasil Pertandingan Arsenal Vs AS Monaco

Hasil Pertandingan Arsenal Vs AS Monaco

Pertandingan seru leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Arsenal Vs AS Monaco yang berlangsung dini hari tadi telah usai. Etihad Stadium pun menjadi saksi bisu dari kekalahan yang harus diterima oleh The Gunners dengan skor yang cukup telak, yakni 1-3.

Hasil tersebut memang cukup mengejutkan, pasalnya sebagai tuan rumah tentu saja Arsenal lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan. Namun, secara mengejutkan Monaco mampu tampil agresif dan membombardir pertahanan sang tuan rumah dan membuat mereka takluk dengan skor 1-3.

Kedua tim sama-sama saling menyerang sejak pertandingan baru dimulai. Namun, Monaco tampak lebih agresif dalam menyerang. Tendangan keras Geoffrey Kondogbia pun pada akhirnya mampu membuat David Ospina tak berdaya sehingga skor berubah menjadi 0-1 pada menit ke 38.

Gol tersebut merupakan satu-satunya gol yang terjadi di babak pertama. Dan pada babak kedua, melalui serangan cepat akhirnya Monaco mampu menggandakan keunggulan. Finishing cantik dari Dimitar Berbatov setelah memanfaatkan assist dari Geoffrey Kondogbia berbuah gol pada menit ke 53.

Tertinggal dua gol membuat Arsenal terus mengejar. Meski sempat beberapa kali menciptakan peluang, namun gol Arsenal baru hadir pada menit-menit akhir pertandingan. Gol tersebut dipersembahkan oleh Alex Oxlade-Chamberlain yang mampu mempersempit jarak menjadi 1-2.

Akan tetapi, gol tersebut ternyata terasa percuma karena hanya beberapa saat AS Monaco kembali berhasil mencetak gol. Kali ini gol tersebut dicetak oleh Yannick Ferreira-Carrasco hanya beberapa saat sebelum peluit panjang dibunyikan.

Susunan pemain
Arsenal : Ospina; Bellerin, Mertesacker, Koscielny, Gibbs; Coquelin (Ox-Chamberlain 68) , Cazorla (Rosicky 82); Sanchez, Ozil, Welbeck; Giroud (Walcott 60)

AS Monaco : Subasic; Toure, Wallace, Abdennour, Elderson; Dirar (Kurzawa 82), Kondogbia, Fabinho, Moutinho, Martial (B Silva 84); Berbatov (Carrasco 76)

Statistik pertandingan
Attempts (on target) : 14 (4) – 10 (7)
Tendangan penjuru : 8 – 1
Pelanggaran : 12 – 10
Ball poss : 55 – 45.

Presiden AFC Ucapkan Selamat kepada La Nayla Mahmud

Presiden AFC Ucapkan Selamat kepada La Nayla Mahmud

Presiden Asian Football Confederation, atau AFC, Salman Bin Ebrahim Al Khalifa mengucapkan selamat kepada La Naylla Mahmud Mattaliti karena telah terpilih sebagai ketua umum PSSI yang baru.

PSSI memang telah menggelar kongres Luar Biasa beberapa waktu lalu untuk merombak kepengurusan mereka mulai dari Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan Komite Eksekutif. Dari kongres Luar Biasa yang digelar 18 April Lalu tersebut, La Naylla Mahmud Mattaliti berhasil memenangkan jumlah suara dengan telak dan terpilih sebagai Ketua Umum PSSI yang baru untuk periode 2015 hingga 2019 mendatang.

Akan tetapi masalahnya adalah, Eksistensi La Naylla sebagai Ketum PSSI yang baru sekarang masih belum mendapatkan legitimasi dari pihak pemerintah Indonesia, menyusul surat pembekuan yang dilayangkan Kemenpora belum lama, terkait surat peringatan yang sebelumnya tak diindahkan Induk Sepakbola Nasional tersebut. Dengan kata lain, segala aktifitas yang dilakukan PSSI termasuk perombakan kepengurusan sepenuhnya tak diakui oleh Pemerintah.

Namun sebaliknya, Pihak AFC melalui Presiden Salman bin Ebrahim Al Khalifa melalui suratnya per tanggal 20 April 2015 menyatakan dukungan kepada La Naylla.

“Saya tidak ragu untuk mengatakan bahwa anda akan melakukan kontribusi yang berharga bagi sepakbola di Indonesia. Sebagai Presiden AFC dan tentu saja sebagai perwakilan FIFA juga, saya meyakinkan anda bahwa AFC telah mendukung penuh usaha anda untuk meningkatkan potensi sesungguhnya permainan yang indah di Indonesia. Dimana sepakbola bukan sekedar olahraga, tapi gairah bagi jutaan orang” Demikian tulis Salman kepada La Naylla.